Postingan

journal of gratitute

i thought its been a long time ago since i wrote my last blog,  and welcome back to my-ordinary-blog :) Hari itu kala angin berdesir ditemani dengan awan mendung membuat diri menjadi ingin merefleksikan melalui tulisan(asek..) sebagai seseorang yangbisa dibilang pemikir, ya walau lebih cenderung ke arah pemikiran gak jelas sih haha hari itu gue janjian mengunjungi suatu tempat di bilangan jakarta pusat, kebetulan itu adalah tempat main gua saat masih SMP and guess what apa nama tempatnya? yup Grand Indonesia haha! tempat nongkrong cuman modal beli sevel(sekarang udah gk ada sih haha) atau float kfc bawa duit ceban hajar aja dikala itu  singkatnya gua melalui jalanan yang hampir setiap hari gua laluin, yang mungkin memorable banget bagi diri gua  karena dulu gue anaknya macem panji petualang alias banyak jalan kakinya hahaha agak terharu juga, karena tempat itu merupakan jalanan yang banyak kisah yang gak bakal bisa diulang lagi terutama bersama seorang teman yang baik ban...

ketika mimpimu yang begitu indah tak pernah terwujud, yasudahlah

 pernah gak sih kalian ngalamin kegalauan yang kalo dipikir sih gak terlalu penting sih tapi tetep kepikiran. semua berubah sih semenjak pengalaman percintaan gua yang bisa dibilang cukup banyak yah. dari dlu yang mulai menetapkan ideal yang tinggi, dan selalu berujung pada kekecewaan. pdahal sih kekecewaan adanya dari kita sendiri. jadi sekarang ketika ditanya ideal aku seperti apa, ya sekarang lebih melihat ke kepribadian orang tersebut gimana sebgai awalnya yah.  satu hal yang harus selalu gua ingat, hal yang terjadi di hidup itu ada dua, ada yang bisa dikendalikan dan ada yang tidak bisa dikendalikan. selalu ingat yang bisa dikendalikan adalah pikiran, ekspektasi kita, emosi kita. sedangkan yang tidak bisa dikendalikan yang perilaku orang lain, kejadian kejadian yang terjadi akibat orang lain, istilah kata itu adalah perbuatan orang lain. kita sendiri sebgai pribadi pun bisa berubah, bagaimana orang lain. orang lain gak luput dari perubahan dan itu ada diluar kendali kita ...

Ironi Kehidupan

 ketika kalian mendengarkan kata ironi, apa sih yang terlintas dalam pikiran kalian? well, mungkin sebagian besar bilang kaya suatu yang pelik dan menyedihkan ya. dan kalian gak salah juga karena gua sependapat. mungkin judulnya terkesan sedikit berat, ya emang berat sih ehe.. selama 23 tahun gua hidup, mungkin kalau umur pengalaman itu baru sekitar 5 tahunan ini gua mulai ngerti sedikit dari universe yang segede apaan tau ini. manusia pada dasarnya hanya melakukan apa yang dia ketahui yang menurut dia benar. dan sebagian besar sikap dan tindakan kita terinfluence dari apa yang sudah ada di alam bawah sadar kita. berbicara alam bawah sadar, yang secara masif emang berpengaruh banget dari seluruh aspek kehidupan kita. dan gak mau munafik, kalau gak semua orang terinfluence dengan nilai yang baik dan mulia, manusia mungkin terlalu abstrak untuk dijabarkan melalui sebuah kalimat, yup kita terninflunce dari apa yang sudah kita terima, dari apa yang membuat kita senang, dari apa yang me...

Tempat untuk pulang

Sebuah perjalanan yang sangat panjang dan membutuhkan usaha yang besar untuk mencapainya. ku kira tempat untuk pulang berbentuk fisik dengan atap diatasnya. yang bisa dibilang orang sebagai tempat berteduh dikala hujan dan terik. namun mungkin bisa dibilang setelah perjalanan yang hampir setengah jalan ini, aku sadar kalau tempat untuk pulang lebih berbentuk pada sesuatu yang abstrak atau mungkin bisa dibilang berbentuk seseorang.  Ya sebuah dekapan yang mungkin bisa lebih hangat daripada berlindung dibawah atap rumah. Dan seperti yang kita tahu, tidak semua orang memiliki tempat untuk pulang, salah satunya saya. Selama setengah perjalanan ini berulang kali menyakinkan diri kalau saya bisa, kuat dan mampu melalui semua ini.  Namun, ternayata saya salah. saya ternyata amat rapuh dan selama ini yang saya bangun dipikiran saya adalah sebuah ilusi untuk lari dari kenyataan kalau nyatanya memang saya lonely dan saya sangat fragile. memang mudah untuk menciptakan sebuah ilusi, namun...

Mixed Feeling(s)

mi06.03.20   9.06 AM Hari ini entah lagi pengen banget menulis blog. Banyak banget yang lagi dipikirin, perasaan sedih, galau, kesel kayanya dicampur aduk banget. emang bener ya kata orang, disaat gak ada lagi yang bisa diajak berbicara, menulis menjadi salah satu andalan untuk menuangkan emosi terpendam atau emosi yang gak bisa dibicarakan lagi. So ini adalah latar belakang ( cieelah baku banget) gua menulis ini Yup, benar sekarang gua lagi difase bingung. Bingung sama hidup gua sendiri, bingung apa yang harus gua lakukan, bingung untuk hal yang mungkin terjadi kedepan. Rasanya pengen banget marah, nyalahin keadaan, nyalahin si A si B atau si C, pengen rasanya escaping reality banget, pengen rasanya tuh semua ini gak terjadi, pengen semuanya cepat kelar, pengen orang tuh ngerti apa yang gua mau, pengennya orang tersebut gak ngelakuin hal macem gini, rasa malu, sedih dan kecewa jadi satu banget. disalah satu sisi pengen mempertahankan hal ini, tapi juga disisi lain ngeras...

Rehat

15 Desember 2019 pas banget pukul 23.32 saat gue mulai mau nulis blog ini.  sebenarnya mungkin bisa dibilang ini adalah blog terandom ya, karena jujur pikiran gue lagi random banget. kaya dicampur aduk bener bener gak karuan. kebetulan juga tadi gue abis nyusun bab 3 pkm, dan mungkin sekarang pas lagi nulis gua lagi mikirin judul yang tepat buat pkm, hahaha  oke let's start my random thought bener bener didasari malem ini yang gua rasain dan w pikirin. beberapa menit lagi, tanggal bakal jadi tanggal 16 dan seinget gue setahun yang lalu dan tahun yang sekarang berbeda sekali. dimana flashback halus itu masih menghantui gua setiap hari. ya setiap hari. dan jujur gue merasa terganggu banget sama pikiran gua sendiri, karena ya  gue emang gak mau mikirin lagi. tapi, salah satu sisi kita juga gak bisa menolak flashback karena semakin ditolak malah semakin teringat yaa  sedih memang, memikirkan orang yang udah gak mikirin kita. memandang ke orang saat orang te...

The art of life pt. 1

After 2 years ya guys. Akhirnya gue balik menuliskan keluh kesah di blog gue. Mungkin sudah berlaba-laba kali ni blog gua haha lol. Rutinitas gua beberapa tahun terakhir, membuat gua terlalu larut, kadang sampe bosen melakukan hal yang itu-itu aja. Well, tahun ini gue mengalami banyak hal yang bisa dibilang jadi kaya roller coaster dalam tahun 2018 ke 2019. Gue banyak belajar tentang sesuatu, yang disini adalah yang kali ini gue akan bahas yaitu: The Art of letting go, the art of mindfulness. Cerita hidup gua, terlalu banyak warna serra benang yang seperti berbelit menjadi satu. Tapi salah satunya adalah ya letting go ini. Gue bisa dibilang jatuh dilubang yang sama as before. Tapi yang patut gue syukuri adalah gue masih bisa sadar, gue masi bisa berpikir jernih kemudiannya. Gua akui kadang w pernah berpikir butek, berpikir pendek atau bahkan merendahkan diri gue demi hal yang gue pengen, demi hal yang pengen gua jaga, demi hal yang gua sayang. Berbekal self healing tweet twit...

Hujan dan kenangannya

Pagi ini aku terbangun ditengah rinai hujan rintik hujan berdecak indah menerpa timbunan pasir di pekarangan seolah rintik ini mengisyaratkan sesuati sempat ku berpikir kembali kepada masa itu meningat hal manis yang kita lalui saat hujan dikala kamu meneduhi aku dengan sebuah jaket dikala hari itu terjadi ya, hari dimana aku dan kamu menjadi kita aku tak pernah meyangka perasaanku begitu dalam disaat itu aku tidak tau kenapa aku bisa mengatakan iya iya untuk menjalani dan saling  berbagi cerita hidup ini namun kusadari perasaanku begitu dalam saat engkau memutuskan untuk pergi aku selalu mengatakan tidak terhadap feelingku ini tapi kali ini aku tak sanggup berkata tidak bahkan untuk mengingat hari dimana aku berkata iya untuk kamu tepat pagi ini hujan yang menyimpan memori dalam itu berubah menjadi decakan kekecewaan yang amat mendalan aku tidak pernah menyangka sebuah momen yang membuatku bahagia sekaligus menjadi momen yang menyayat hatiku beberapa bulan...

Terimakasih Tuhan, Hidupku Asik !

Akhirnya ya... Im finally fix say that: " Terima kasih Tuhan, hidupku asik!" Well kenapa bisa asik? Padahal menurut w hidup tuh gak sebegitu asiknya sebelum w menyadari kalau gue: 1. Dikelilingi oleh orang bertempramen tinggi 2. Dikelilingi oleh orang aneh 3. Dikelilingi oleh orang yang menyebalkan 4. Dikelilingin oleh orang yg menguji kesabaran 5. Dikelilingi oleh orang yang seolah merendahkan tapi sebenarnya butuh 6. Dikelilingi orang yang hanya mau memanfaatkan 7. Dikelilingi orang yang sering kali mengecewakan 8. Dikelilingi oleh orang yang bkin stress 9. Dikelilingi rutinitas harian yang buat pengen lari dari smuanya 10. Dan dikelilingi oleh orang yang berwatak gak baik Dan masih banyak lagi Kadang seseorang, bayangin aja hanya 1 orang tuh bisa bkin lo stress. Pengen lari tapi punya tanggung jawab, akhirnya w memilih stuck dan mendapat pemikiran Kalo gak selamanya kebaikan dibalas kebaikan Gak selamanya lo baik tapi respon mreka juga baik Niat baik d...

Tidak semua karena dapat menjawab pertanyaan kenapa

Tertawa, menangis, merenung, memutuskan, bimbang, tegas, merasa ragu Terlalu banyak rasa dalam hidup ini Ingin menyerah Tapi tetap melangkah Ingin mengakhiri semuanya Tapi tetap bernapas Sekarang tiap hari pulang pergi gue lewat makam. Selalu ngerasa merenung setiap ngelawatinnya. Bertanya kapan waktu bagi gue tiba? Semenit lg? Sejam lagi? Gak ada yang tahu Jika pada akhirnya semua manusia meninggal, lantas apa tujuan kita hidup? Jika kita hidup berujung kematian pasti ada tujuan dibaliknya. Merenungkan kenapa gue begini, kenapa gue begitu Kenapa semuanya gak sesuai rencana Kenapa semuanya kaya gak sejalan Terlalu banyak kenapa dalam pertanyaan Hingga jawabnya pun selalu karena Tidak semua karena dapat menjawab pertanyaan kenapa Krena kenapa tidak dapat menuangkan segala pemikiran Membayangkan kematian didepan mata sangat membuat takut, apalgi tiba saatnya aku menghadap Dia? Sebenarnya pernahkan kalian berpikir untuk apa kalian diciptakan? Kenapa kalian melalui...

Mendung tak bearti hujan

I thinks its already a month since my last blog yaa.. Mendung tak bearti hujan Kali ini judul gue disponsori oleh Watin Rumaniyah wkwk lol Mendung tak bearti hujan itu sama kaya senyum tak bearti hati pun tersenyum Banyak kejadian yang buruk tapi tak berarti menyelakakan Tapi ada peristiwa senang yg menyelakakan Kedalaman hati orang tuh gak ada yang tau. Bisa aja depannya senyum tapi nyatanya hatinya tuh menangis( cieelah) bisa jga klihatan sedih tapi dia sebenernya enjoy their life W banyak belajar dari Pengalaman baru2 ini Jangan berharap kalo misalnya gak sanggup jatuh Jangan ingin memiliki jika punya sifat yang gak bisa ditinggal saat lagi sayang2nya( kek ahok wkwkw) Jangan menggatungkan harapan jika gak bisa dikecewakan TAPI, terkandang yang jangan2 itu selalu dilakukan dan kaya kek jatoh ke lobang yg sama pada situasi yg berbeda Kenapa gue merasa klo pada akhirnya judul blog ini gk sesuai konten? Yasudahlah yang penting bumi itu bulat (wkwkwk #absurd) Frans...

Kedalaman "Goodbye" pada sebuah "Hello"

Percaya gak percaya disetiap "hello" ada "goodbye" yang mengikuti Disetiap perjumpaan ada perpisahan The hardest things isnt say Hello, but say Goodbye Disetiap hello disitu terdapat kedalaman kata goodbye Sebuah hello yang berujung penyesalan, sebuah goodbye yang berujung kesediha Seperti catatan tanpa akhir Sama seperti kebodohan tanpa akhir Meski berat ya mau gimana Memaksa sesuatu yg udah tau gak bisa itu sama dengan kebodohan Ya sering bgt ngelakuin kebodohan karena beratnya melepaskan sesuatu yang mungkin gak ada artinya Gue selalu mikir, kenapa sih gak ada hello yang forever? Ya meskipun akhirnya nemuin hello yg istilahnya "selamanya" tapi bakal sirna juga sama yg namanya kematian Why? Gue susah bgt ngelepas, bkn bearti mantan dll, tp org terdekat yang meaning a lot in my life. Gue pribadi bukan tipikal yang suka bilang goodbye dan gak gampang bilang hello. Ya its already couple months and i think he is already forget me and so d...

Angin menyelaraskan waktu

Entahlah kenapa gue mau tulis ini. Tapi yang jelas gue pengen curhat si :v Jangan salahkan waktu yang mempertemukan kita Waktu itu sungguh gak gua duga.. gua ktemu dia, padahal si emg pengen cari pelarian guna move on dari rasa sakit Tapi hari demi hari, waktuku dan hariku berwarna karena dia Dia membuatku merasa bagaimana rasanya menatap mata orang yang kita sayangi Dia membuatku merasakan betapa teduhnya pundak seorang pria yg masi pada keegoisannya Dan kini waktu pun yang merentangkan jarak diantara kita. Semakin waktu berlalu, semakin jauh jarak kita Aku tidak berharap waktu dapat kuputar kembali, tapi aku lbh ingin agar waktu dapat melenyapkan segala sesal didada ini Bukan untuk kembali ke kenagan masa lampau, tapi biarlah momen ini dapat kukenang disaat aku ingin mengingatnya Percayalah aku hampir melupakanmu tapi jgn minta lagi aku melupakan bayangmu Biarlah bayangmu sirna bersama jalannya waktu Melepas bkn bearti tidak menyanyangi Bukan bearti tidak ingin be...

Hingga waktuku tiba

Tergoda aku berpikir saat melewati sebuah rumah duka salah satu rumah sakit di Jakarta. Mungkin diluaran sana detik begitu bearti, sedetik kelahiran detik berikutnya kematian. Apa mungkin hal sederhana itu terjadi tiap harinya? Satu meninggal diganti satu yang lahir Begitu ketatnya waktu itu Hingga mengingkatkan ku pada waktuku Akhir ini ku sering berpikir saat melihat orang meninggal "kapan giliranku tiba?" Membayangkan saja sudah membuatku ngeri, apalagi harus ku hadapi suatu hari Jika nanti semua manusia termasuk saya akan meninggal, lantas apa sih makna hidup saya sekarang ini? Untuk apa sata dilahirkan utk jadi apa pada nantinya? Akankah smua terasa sia2 jika kita tahu pada akhirnya, apa yg kita bangun dgn bgitu sempurnya akan kita tinggalkan pada hari kematian kita? Saya sebagai penulis pun masih mencari apa arti dan makna hidup saya. Tapi yang saya tau dan sy pegang slma ini klo selama hidup sy berusaha menjadi berguna bagi sesama, berguna bagi org lain di...

6.9.17

Hari ini merupakan hari terlelah sih. Perjalanan dari ciledug ke tanah abang, dari tanah abang ke bivak, dari bivak ke dinas pendidikan.. Mana panas, make motor... Hari ini ada kejadian... Gua nabrak gojek.. gk nabrak sih cuma lebih tepatnya nyerempet, sumpah kaget parah -_- plasti knalpot dia tuh copot gtu, sumpah ih abangnya baik bgt bgt bgt bgt gak ada duanya.. w udah panik, tp abangnya blg udah gak usah digantii emg udah copot de. Ya pada akhirnya w gk ganti sih, cuman w terenyuh aja.. biasa org mah udah ngamuk2, nembak harga tinggi, tapi orangnya tuh Santai aja, serius masi ada org baik di dunia ini bung.. wkwk Bodohnya gua tuh jalan sambil liat maps, sumpah gua gk ngeliat tuh abang, mana di maps dsruh belok, tapi jalananya lg dtutup gtu kan, w jd bngung trs pas liat maps malah nyerempet.. kaget sekaget2nya untungnya sih gk ada korban jiwa ya Buat abang gojek, makasih ya bang udah gk marah2 dan nuntut. Ih sumpah terenyuh bat, smoga abang dapat banyak rezekinya, dilimpahi ...

Spring in our mini-world

Sunyi senyap Cahaya tampak sirna Sendiri aku melangkah Menorehkan pijakan kaki Kenagan bagai perisai Perisai yang membatasi Ya membatasi langkahku Untuk melangkah lebih jauh Daun berguguran Entah ini semi yang kesekian kali Yang selalu menemaniku Dalam perjalanan tak berujung ini Kuingin melupakan tanggung jawabku. Untuk berhenti menorehkan pijakan ini Tapi sejuta kali ku hindari semi ini Ku tetap berjalan disepanjang jalan ini Saat tiba semiku nanti Kuharap aku siap menatap semi terakhirku Kuharap pijakan ini cukup Untuk membuat diriku berguna Wahai musim semi ku Kau semi di dunia kecilku Dunia yang tidak bisa orang pahami Dunia yg tak bisa diselami Saat semiku ini mejadi semi kita Akankah kau siap menapakan kakimu bersamaku Menorehkan mimpi dan angan bersama Serta mewujudkannya dalam langkah pasti Hingga pada akhirnya Sang semi lah yang memisahkan kita

Balada kehidupan part.2

Siang sangat terik, duduk ditemani iringan dansa pohon palem yang selaras dengan hembusan angin menerpa sekujur kulitku. Teringat lah aku tuk membuat balada kehidupan part 2 ini, #asekkk So guys kalian tau gas sih lagunya Passenger-Let her go ? Buat yg belum pada tau, nih gua kasi lirik singkatnya atau bisa langsung klik link diatas hehehe: " Well, you only need the light when it's burning low Only miss the sun when it starts to snow Only know you love her when you let her go Only know you've been high when you're feeling low Only hate the road when you're missing home Only know you love her when you let her go... And you let her go" Yup lagu ini sih berkaitan erat dengan balada yang satu ini. Gua ngerasa lu gk akan pernah tau lu seneng saat lu gk pernah susah. Dan lu gak akan tau apa itu kaya kalo lo belum pernah miskin. Lhoo jadi kita mesti miskin dlu untuk tau apa itu kaya? Atau kita harus susah dulu untuk tau yang namanya seneng? Dilema s...

Untaian kata hati

Setiap insan pasti memiliki tempat untuk kembali Ya kembali ke rumah setelah bekerja Kembali bekerja setelah sekian lama libur Dan kembali kembali yang lain Termasuk didalamnya kembali ke hadiratNya Berbeda dengan aku Menurutku aku tak punya tempat kembali Mengiringi jalan yang dijatuhi rimbunan daun jati kering Merasakan panasnya udara di siang hari Ya seperti itulah aku diciptakan Dengan ribuan kehilangan Dengan ribuan kekecewaan Dengan ribuan pencobaan Tapi apa itu alasan aku diciptakan? Sama sekali tidak Setiap kita diciptakan demi tujuan tertentu dan setiap rancangannya adalah rancangan Kebaikan bagi setiap umat yang percaya padaNya Lalu kenapa aku merasa bahwa aku diciptakan terpuruk? Bak jiwa yang tak mampu merasuki raganya Aku hanya bisa menatap langit Setiap hembusan nafasku Kuisi dengan doa Kuisi dengan segala unek-unek di bathinku Berharap sesuatu yg hilang ini Dapat terisi dengan sesuatu yg lebih baik Sesuatu yg dapat menjadi berkat bagi orang ...

SEWINDU

Tergolak aku saat jam dinding seolah berdetak kencang menunjukkan sudah pukul 5 pagi. Surya belum siap menyinari setiap celah jendela kamarku tapi dia sudah ada di hadapanku. Ya tepat disampingku, tertidur terlelap entah sudah sampai tingkat mana mimpinya. Ya dia lah sang surya bagi hidupku. Siap untuk menyinari aku saat aku sedang mendung. Sinar senyumnya seolah memberikan gelombang positif padaku. Aku sangat mendambanya. Meski dia disampingku, ada sesuatu yang mencegah aku tuk mendekatinya, untuk membelainya. Sehelai rambutnya pun tak bisa ku sentuh, seolah raga ini tak mampu menyambut jiwanya. Jiwa yang masih menapaki dunia yang sudah kutinggalkan semenjak Sewindu yang lalu. Melihatnya sudah cukup bagiku. Menyentuhnya adalah suatu kemustahilan bagiku. Kebahagiannya adalah segalanya bagiku. Saat dulu kami menapaki dunia ini berdua. Ku tak sadar betapa berharganya momen dimana kami saling tertawa canda, senyuman selamat paginya yamg selama ini mengawali hariku. Baru kusadari ...

Balada Kehidupan part. 1

Welcome back to my blog!! Sebenernya bikin ini lg dalam keadaan ngantuk setengah(?) Tapi entahlah terbesit judul blog balada kehidupan ini. So happy reading guys. Menurut gue kita hidup bukan dari apa yang kita inginkan tapi dari apa yang kita butuhkan. Begitu banyak keinginan, tapi sedikit yang terwujud. Justru malah yang terwujud bertolak belakang sama keinginan tapi itulah yang kita butuhkan. Jujur gue pribadi yang banyak inginnya. Tp sejauh ini gue sadar gak semua bahkan cuma 1 atau 2 aja yg terwujud dari apa yang gue pengen. Dari sini gue sadar kalo kita tuh apa yg kita butuhkan bukan apa yg kita inginkan. Pengen A dapet B. Gue sering ngalamin hal tersebut. Lagi gak pengen tapi tiba2 dapet the unexpected thing gitu.  Makanya guys coba bedain mana yang kalian butuhkan dan mana yang cuma pengen doang. Kalo gue si lagi dalam progress menerapkan itu terutama dalam keuangan. Susah banget save money. Ada duit beli ini beli itu belum tentu gue butuh, huft. Harus belajar nabu...