Rehat
15 Desember 2019 pas banget pukul 23.32 saat gue mulai mau nulis blog ini.
sebenarnya mungkin bisa dibilang ini adalah blog terandom ya, karena jujur pikiran gue lagi random banget. kaya dicampur aduk bener bener gak karuan. kebetulan juga tadi gue abis nyusun bab 3 pkm, dan mungkin sekarang pas lagi nulis gua lagi mikirin judul yang tepat buat pkm, hahaha
oke let's start my random thought bener bener didasari malem ini yang gua rasain dan w pikirin.
beberapa menit lagi, tanggal bakal jadi tanggal 16 dan seinget gue setahun yang lalu dan tahun yang sekarang berbeda sekali. dimana flashback halus itu masih menghantui gua setiap hari.
ya setiap hari. dan jujur gue merasa terganggu banget sama pikiran gua sendiri, karena ya gue emang gak mau mikirin lagi. tapi, salah satu sisi kita juga gak bisa menolak flashback karena semakin ditolak malah semakin teringat yaa
sedih memang, memikirkan orang yang udah gak mikirin kita. memandang ke orang saat orang tersbut buang muka dari kita. sakit?iya, kecewa? banget. walau kejadian sudah hampir setengah tahun, tapi kekuatan kenangan bisa membuat jiwa ini merasa kalau hal tersebut terasa masih hangat dipikiran. di sanubari hati terdalam masih ada luka basah yang siap terkopek. hahaha
dear my mind, please jangan suka ya melompat ke masa yang udah lewat dan nyakitin itu.. orangnya juga udah gak ada, stop stalking! parah banget sampe sekarang bahkan gue masih suka stalking pdahal ya emang dah gak penting. memang ya waktu itu bisa berbalik cepat, dimana bisa ada perubahan 180 derajat dari sebelumnya. melawan pikiran naif kalo smuanya bakal tetep selalu sama, melawan kekakuan pikiran sendiri, baru sadar kalo selama ini terlalu kaku dalam menjalani sebuah hubungan.
jujur awalnya sulit menerima, sampe kejadian dulu terulang lagi, terlalu menyalahkan diri sendiri, sangat gak baik bagi diri ini hehe. gue mungkin lagi difase recovery, recovery bukan perjalanan yang lurus lurus aja harus penuh kesabaran. kalo gua pikir, mungkin semua yang terjadi kayana emang kesalahan gua sendiri, penyesalan memamng selalu datang terlambat tapi tak apa, yang penting gua tau gimana cara memperbaikinya.
gua bersykur, gua dijauhkan dari orang yang salah. awalnya sulit menerima, sampe gue mikir, ett ampe segitunya, dan one sided-berjuang beneran gak baik untuk sebuah hubungan..
dari hubungan yang kandas dan hubungan yang gua buat karena keisenagan tolol gua
gua banyak sadar lagi dan banyak dikuatkan
berikut adalah hal yang gua sadari:
1. jika seseorang memang ingin bertahan, dia akan bertahan, jika tidak dia akan mencari alasan untuk tetap pergi.
2. percaya gak? kalo emang penjelasan yang diberikan gak pernah bikin kita puas, justru malah makin bikin kita jauh terpuruk
3. kalo dari awal udah gak jelas, akhirinya juga gak jelas
4. melepaskan dan mengikhlaskan adalah CARA TERBAIK untuk pulih
5. jangan tertipu oleh pikiran yang kita buat sendiri
6. omongan manis tapi kalo act nya beda, wah gawat mending gak usah dilanjutin aja
mungkin rasa sakit masih ada, brusaha untuk mencari mekanisme ego, krena trlalu menyalahkan diri, dan baru sadar klo ya memang bukan salah gua sepenuhnya.
sekarang balik lagi kepikiran random di 7 januari 2020 pukul 21.27 dan inilah sesi random thought bersama madam lidya hahaha lol
Hari ini bisa dibilang hari dimana pikiran gua melayang, dimulai dari kasus Rapist di uk yang membawa memori gua kembali dikala itu. makin menyadari dan merasa bodoh banget. sesi nyalahin diri sendiri udah lewat, sekarang dihadapkan ke sesi merasa kesal dengan diri sendiri. aduh kasian banget ya diri gua udah disalahain skrg malah diemosiin :)
terlepas dari betapa randomnya flashback ini, gua rasa one step by step gue mulai bisa dengan pasti menatap jalan kedepan. memori mungkin tetap ada tapi keinginan itu mulai terkikis dan yang tadinya gua kesal dengan diri gua sendiri, udah waktunya berterimakasih sama diri ini. udah berhasil bertahan melewati badai, tetap tegar bangkit berdiri disaat pilihan menyerah adalah pilihan terbaik sekaligus mengenakan dikala itu. dikala semua dunia sudah runtuh dan gk ada satupun pegangan dalam hidup, saat gua berani mengambil langkah, dan gua ditinggal dengan orang yang gua pikir gak bakal tega melakukan itu. terimakasih wahai diriku, tetap kuat ya, selalu bersamaku, dan maafkan jika aku sudah terlalu banyak menyakitimu demi memuaskan ego semata ;)
lucu ya dunia, orang yang kita sangka tidak akan pernah menyakiti kita, justru menjadi orang yang sekarang menyakiti kita
yang dicari hilang, yang dikejar lari
begitulah kutipan film NKCTHI yang membekas dibenak gua
semua keadaan ini pasti gak permanen, sifat kehidupan yang selalu berubah. yang terlihat baik belum tentu baik. dan gua berani bilang, kesedihan ini, rasa sepi ini tidak permanen, kehidupan terus berlanjut kedepan. yang lalu biarlah berlalu, sakitnya dijadikan pelajaran untuk lebih baik kedepannya. kata orang rasa sakit itu gak sepenuhnya buruk, banyak pelajaran yang bisa diambil dari sana dan dapat dijadikan batu loncatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. dan gue mulai percaya dengan kata kata itu. gua mau bangkit dari semua ini, menjadikan semua yang terjadi sebagai warna kehidupan dan gua punya harapan kedepannya gua makin mampu menghadapi rintang kesulitan
sekarang balik lagi kepikiran random di 7 januari 2020 pukul 21.27 dan inilah sesi random thought bersama madam lidya hahaha lol
Hari ini bisa dibilang hari dimana pikiran gua melayang, dimulai dari kasus Rapist di uk yang membawa memori gua kembali dikala itu. makin menyadari dan merasa bodoh banget. sesi nyalahin diri sendiri udah lewat, sekarang dihadapkan ke sesi merasa kesal dengan diri sendiri. aduh kasian banget ya diri gua udah disalahain skrg malah diemosiin :)
terlepas dari betapa randomnya flashback ini, gua rasa one step by step gue mulai bisa dengan pasti menatap jalan kedepan. memori mungkin tetap ada tapi keinginan itu mulai terkikis dan yang tadinya gua kesal dengan diri gua sendiri, udah waktunya berterimakasih sama diri ini. udah berhasil bertahan melewati badai, tetap tegar bangkit berdiri disaat pilihan menyerah adalah pilihan terbaik sekaligus mengenakan dikala itu. dikala semua dunia sudah runtuh dan gk ada satupun pegangan dalam hidup, saat gua berani mengambil langkah, dan gua ditinggal dengan orang yang gua pikir gak bakal tega melakukan itu. terimakasih wahai diriku, tetap kuat ya, selalu bersamaku, dan maafkan jika aku sudah terlalu banyak menyakitimu demi memuaskan ego semata ;)
lucu ya dunia, orang yang kita sangka tidak akan pernah menyakiti kita, justru menjadi orang yang sekarang menyakiti kita
yang dicari hilang, yang dikejar lari
begitulah kutipan film NKCTHI yang membekas dibenak gua
semua keadaan ini pasti gak permanen, sifat kehidupan yang selalu berubah. yang terlihat baik belum tentu baik. dan gua berani bilang, kesedihan ini, rasa sepi ini tidak permanen, kehidupan terus berlanjut kedepan. yang lalu biarlah berlalu, sakitnya dijadikan pelajaran untuk lebih baik kedepannya. kata orang rasa sakit itu gak sepenuhnya buruk, banyak pelajaran yang bisa diambil dari sana dan dapat dijadikan batu loncatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. dan gue mulai percaya dengan kata kata itu. gua mau bangkit dari semua ini, menjadikan semua yang terjadi sebagai warna kehidupan dan gua punya harapan kedepannya gua makin mampu menghadapi rintang kesulitan
dan makin bisa bijak.
dan terkadang, dari semua yang terjadi mungkin sejenak adalah rehat. rehat dari semua pikiran pikiran sendiri yang kadangkala menipu diri sendiri. rehat sejenak, menghela napas, dan bilang " lidya, kamu mampu melalui ini, dan bukan kamu saja yang sedang berjuang, bangkit, tetap jalan mesti terseok, dan gue sekarang selalu inget salah satu kotbah dari pendeta dia bilang begini : ketika kita tidak tahu alasan kenapa semua hal terjadi pada kita, kita perlu iman untuk PERCAYA bahwa apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita, pasti ujungnya diubahkan menjadi kebaikan bagi kita semua"
anyway last but not least, judul gua terinspirasi dari lagu Rehat-Kunto Aji lagu tentang self-healing yang mantul banget untuk didengarkan. ini ya gua kasi liriknya sepenggal.. Enjoy and thank for reading
Serat-serat harapan
dan terkadang, dari semua yang terjadi mungkin sejenak adalah rehat. rehat dari semua pikiran pikiran sendiri yang kadangkala menipu diri sendiri. rehat sejenak, menghela napas, dan bilang " lidya, kamu mampu melalui ini, dan bukan kamu saja yang sedang berjuang, bangkit, tetap jalan mesti terseok, dan gue sekarang selalu inget salah satu kotbah dari pendeta dia bilang begini : ketika kita tidak tahu alasan kenapa semua hal terjadi pada kita, kita perlu iman untuk PERCAYA bahwa apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita, pasti ujungnya diubahkan menjadi kebaikan bagi kita semua"
anyway last but not least, judul gua terinspirasi dari lagu Rehat-Kunto Aji lagu tentang self-healing yang mantul banget untuk didengarkan. ini ya gua kasi liriknya sepenggal.. Enjoy and thank for reading
Serat-serat harapan
Masih terjalin
Suaramu terdengar
Masihlah nyaring dan bergema
Diruang-ruang hatimu
Suaramu terdengar
Masihlah nyaring dan bergema
Diruang-ruang hatimu
Tenangkan hati
Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan takkan terjadi
Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan takkan terjadi
Yang dicari, hilang
Yang dikejar, lari
Yang ditunggu
Yang diharap
Biarkanlah semesta bekerja
Untukmu -Rehat( Kunto Aji)
Yang dikejar, lari
Yang ditunggu
Yang diharap
Biarkanlah semesta bekerja
Untukmu -Rehat( Kunto Aji)
Komentar
Posting Komentar