Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Balada kehidupan part.2

Siang sangat terik, duduk ditemani iringan dansa pohon palem yang selaras dengan hembusan angin menerpa sekujur kulitku. Teringat lah aku tuk membuat balada kehidupan part 2 ini, #asekkk So guys kalian tau gas sih lagunya Passenger-Let her go ? Buat yg belum pada tau, nih gua kasi lirik singkatnya atau bisa langsung klik link diatas hehehe: " Well, you only need the light when it's burning low Only miss the sun when it starts to snow Only know you love her when you let her go Only know you've been high when you're feeling low Only hate the road when you're missing home Only know you love her when you let her go... And you let her go" Yup lagu ini sih berkaitan erat dengan balada yang satu ini. Gua ngerasa lu gk akan pernah tau lu seneng saat lu gk pernah susah. Dan lu gak akan tau apa itu kaya kalo lo belum pernah miskin. Lhoo jadi kita mesti miskin dlu untuk tau apa itu kaya? Atau kita harus susah dulu untuk tau yang namanya seneng? Dilema s...

Untaian kata hati

Setiap insan pasti memiliki tempat untuk kembali Ya kembali ke rumah setelah bekerja Kembali bekerja setelah sekian lama libur Dan kembali kembali yang lain Termasuk didalamnya kembali ke hadiratNya Berbeda dengan aku Menurutku aku tak punya tempat kembali Mengiringi jalan yang dijatuhi rimbunan daun jati kering Merasakan panasnya udara di siang hari Ya seperti itulah aku diciptakan Dengan ribuan kehilangan Dengan ribuan kekecewaan Dengan ribuan pencobaan Tapi apa itu alasan aku diciptakan? Sama sekali tidak Setiap kita diciptakan demi tujuan tertentu dan setiap rancangannya adalah rancangan Kebaikan bagi setiap umat yang percaya padaNya Lalu kenapa aku merasa bahwa aku diciptakan terpuruk? Bak jiwa yang tak mampu merasuki raganya Aku hanya bisa menatap langit Setiap hembusan nafasku Kuisi dengan doa Kuisi dengan segala unek-unek di bathinku Berharap sesuatu yg hilang ini Dapat terisi dengan sesuatu yg lebih baik Sesuatu yg dapat menjadi berkat bagi orang ...

SEWINDU

Tergolak aku saat jam dinding seolah berdetak kencang menunjukkan sudah pukul 5 pagi. Surya belum siap menyinari setiap celah jendela kamarku tapi dia sudah ada di hadapanku. Ya tepat disampingku, tertidur terlelap entah sudah sampai tingkat mana mimpinya. Ya dia lah sang surya bagi hidupku. Siap untuk menyinari aku saat aku sedang mendung. Sinar senyumnya seolah memberikan gelombang positif padaku. Aku sangat mendambanya. Meski dia disampingku, ada sesuatu yang mencegah aku tuk mendekatinya, untuk membelainya. Sehelai rambutnya pun tak bisa ku sentuh, seolah raga ini tak mampu menyambut jiwanya. Jiwa yang masih menapaki dunia yang sudah kutinggalkan semenjak Sewindu yang lalu. Melihatnya sudah cukup bagiku. Menyentuhnya adalah suatu kemustahilan bagiku. Kebahagiannya adalah segalanya bagiku. Saat dulu kami menapaki dunia ini berdua. Ku tak sadar betapa berharganya momen dimana kami saling tertawa canda, senyuman selamat paginya yamg selama ini mengawali hariku. Baru kusadari ...

Balada Kehidupan part. 1

Welcome back to my blog!! Sebenernya bikin ini lg dalam keadaan ngantuk setengah(?) Tapi entahlah terbesit judul blog balada kehidupan ini. So happy reading guys. Menurut gue kita hidup bukan dari apa yang kita inginkan tapi dari apa yang kita butuhkan. Begitu banyak keinginan, tapi sedikit yang terwujud. Justru malah yang terwujud bertolak belakang sama keinginan tapi itulah yang kita butuhkan. Jujur gue pribadi yang banyak inginnya. Tp sejauh ini gue sadar gak semua bahkan cuma 1 atau 2 aja yg terwujud dari apa yang gue pengen. Dari sini gue sadar kalo kita tuh apa yg kita butuhkan bukan apa yg kita inginkan. Pengen A dapet B. Gue sering ngalamin hal tersebut. Lagi gak pengen tapi tiba2 dapet the unexpected thing gitu.  Makanya guys coba bedain mana yang kalian butuhkan dan mana yang cuma pengen doang. Kalo gue si lagi dalam progress menerapkan itu terutama dalam keuangan. Susah banget save money. Ada duit beli ini beli itu belum tentu gue butuh, huft. Harus belajar nabu...