Kedalaman "Goodbye" pada sebuah "Hello"
Percaya gak percaya disetiap "hello" ada "goodbye" yang mengikuti
Disetiap perjumpaan ada perpisahan
Disetiap perjumpaan ada perpisahan
The hardest things isnt say Hello, but say Goodbye
Disetiap hello disitu terdapat kedalaman kata goodbye
Disetiap hello disitu terdapat kedalaman kata goodbye
Sebuah hello yang berujung penyesalan, sebuah goodbye yang berujung kesediha
Seperti catatan tanpa akhir
Sama seperti kebodohan tanpa akhir
Seperti catatan tanpa akhir
Sama seperti kebodohan tanpa akhir
Meski berat ya mau gimana
Memaksa sesuatu yg udah tau gak bisa itu sama dengan kebodohan
Memaksa sesuatu yg udah tau gak bisa itu sama dengan kebodohan
Ya sering bgt ngelakuin kebodohan karena beratnya melepaskan sesuatu yang mungkin gak ada artinya
Gue selalu mikir, kenapa sih gak ada hello yang forever? Ya meskipun akhirnya nemuin hello yg istilahnya "selamanya" tapi bakal sirna juga sama yg namanya kematian
Why? Gue susah bgt ngelepas, bkn bearti mantan dll, tp org terdekat yang meaning a lot in my life. Gue pribadi bukan tipikal yang suka bilang goodbye dan gak gampang bilang hello.
Ya its already couple months and i think he is already forget me and so do i. Terkadang memori bisa datang, tapi tak bearti kita gagal untuk move, mungkin memang tidak seharusnya memaksakan sesuatu yang tidak worth it. Semoga bisa mencapai segala ambis ya, jgn terlalu egois :)
Maapkeun jika blog ini berisi kegalauan, penulis hanya ingin menumpahkan pikirannya
Dan jika ada saran jangan lupa berikan komenmu
Dan jika ada saran jangan lupa berikan komenmu
16.10.17
And finally i have courage to say "Goodbye" and forget everything about our "hello"
Thank for taught me
But
There is no us, there is no you again
There is only me, myself and i
Thank for taught me
But
There is no us, there is no you again
There is only me, myself and i
Fransiska Lidya
A nurse student who like to write
A nurse student who like to write
Komentar
Posting Komentar