Postingan

Ironi Kehidupan

 ketika kalian mendengarkan kata ironi, apa sih yang terlintas dalam pikiran kalian? well, mungkin sebagian besar bilang kaya suatu yang pelik dan menyedihkan ya. dan kalian gak salah juga karena gua sependapat. mungkin judulnya terkesan sedikit berat, ya emang berat sih ehe.. selama 23 tahun gua hidup, mungkin kalau umur pengalaman itu baru sekitar 5 tahunan ini gua mulai ngerti sedikit dari universe yang segede apaan tau ini. manusia pada dasarnya hanya melakukan apa yang dia ketahui yang menurut dia benar. dan sebagian besar sikap dan tindakan kita terinfluence dari apa yang sudah ada di alam bawah sadar kita. berbicara alam bawah sadar, yang secara masif emang berpengaruh banget dari seluruh aspek kehidupan kita. dan gak mau munafik, kalau gak semua orang terinfluence dengan nilai yang baik dan mulia, manusia mungkin terlalu abstrak untuk dijabarkan melalui sebuah kalimat, yup kita terninflunce dari apa yang sudah kita terima, dari apa yang membuat kita senang, dari apa yang me...

Tempat untuk pulang

Sebuah perjalanan yang sangat panjang dan membutuhkan usaha yang besar untuk mencapainya. ku kira tempat untuk pulang berbentuk fisik dengan atap diatasnya. yang bisa dibilang orang sebagai tempat berteduh dikala hujan dan terik. namun mungkin bisa dibilang setelah perjalanan yang hampir setengah jalan ini, aku sadar kalau tempat untuk pulang lebih berbentuk pada sesuatu yang abstrak atau mungkin bisa dibilang berbentuk seseorang.  Ya sebuah dekapan yang mungkin bisa lebih hangat daripada berlindung dibawah atap rumah. Dan seperti yang kita tahu, tidak semua orang memiliki tempat untuk pulang, salah satunya saya. Selama setengah perjalanan ini berulang kali menyakinkan diri kalau saya bisa, kuat dan mampu melalui semua ini.  Namun, ternayata saya salah. saya ternyata amat rapuh dan selama ini yang saya bangun dipikiran saya adalah sebuah ilusi untuk lari dari kenyataan kalau nyatanya memang saya lonely dan saya sangat fragile. memang mudah untuk menciptakan sebuah ilusi, namun...

Mixed Feeling(s)

mi06.03.20   9.06 AM Hari ini entah lagi pengen banget menulis blog. Banyak banget yang lagi dipikirin, perasaan sedih, galau, kesel kayanya dicampur aduk banget. emang bener ya kata orang, disaat gak ada lagi yang bisa diajak berbicara, menulis menjadi salah satu andalan untuk menuangkan emosi terpendam atau emosi yang gak bisa dibicarakan lagi. So ini adalah latar belakang ( cieelah baku banget) gua menulis ini Yup, benar sekarang gua lagi difase bingung. Bingung sama hidup gua sendiri, bingung apa yang harus gua lakukan, bingung untuk hal yang mungkin terjadi kedepan. Rasanya pengen banget marah, nyalahin keadaan, nyalahin si A si B atau si C, pengen rasanya escaping reality banget, pengen rasanya tuh semua ini gak terjadi, pengen semuanya cepat kelar, pengen orang tuh ngerti apa yang gua mau, pengennya orang tersebut gak ngelakuin hal macem gini, rasa malu, sedih dan kecewa jadi satu banget. disalah satu sisi pengen mempertahankan hal ini, tapi juga disisi lain ngeras...

Rehat

15 Desember 2019 pas banget pukul 23.32 saat gue mulai mau nulis blog ini.  sebenarnya mungkin bisa dibilang ini adalah blog terandom ya, karena jujur pikiran gue lagi random banget. kaya dicampur aduk bener bener gak karuan. kebetulan juga tadi gue abis nyusun bab 3 pkm, dan mungkin sekarang pas lagi nulis gua lagi mikirin judul yang tepat buat pkm, hahaha  oke let's start my random thought bener bener didasari malem ini yang gua rasain dan w pikirin. beberapa menit lagi, tanggal bakal jadi tanggal 16 dan seinget gue setahun yang lalu dan tahun yang sekarang berbeda sekali. dimana flashback halus itu masih menghantui gua setiap hari. ya setiap hari. dan jujur gue merasa terganggu banget sama pikiran gua sendiri, karena ya  gue emang gak mau mikirin lagi. tapi, salah satu sisi kita juga gak bisa menolak flashback karena semakin ditolak malah semakin teringat yaa  sedih memang, memikirkan orang yang udah gak mikirin kita. memandang ke orang saat orang te...

The art of life pt. 1

After 2 years ya guys. Akhirnya gue balik menuliskan keluh kesah di blog gue. Mungkin sudah berlaba-laba kali ni blog gua haha lol. Rutinitas gua beberapa tahun terakhir, membuat gua terlalu larut, kadang sampe bosen melakukan hal yang itu-itu aja. Well, tahun ini gue mengalami banyak hal yang bisa dibilang jadi kaya roller coaster dalam tahun 2018 ke 2019. Gue banyak belajar tentang sesuatu, yang disini adalah yang kali ini gue akan bahas yaitu: The Art of letting go, the art of mindfulness. Cerita hidup gua, terlalu banyak warna serra benang yang seperti berbelit menjadi satu. Tapi salah satunya adalah ya letting go ini. Gue bisa dibilang jatuh dilubang yang sama as before. Tapi yang patut gue syukuri adalah gue masih bisa sadar, gue masi bisa berpikir jernih kemudiannya. Gua akui kadang w pernah berpikir butek, berpikir pendek atau bahkan merendahkan diri gue demi hal yang gue pengen, demi hal yang pengen gua jaga, demi hal yang gua sayang. Berbekal self healing tweet twit...

Hujan dan kenangannya

Pagi ini aku terbangun ditengah rinai hujan rintik hujan berdecak indah menerpa timbunan pasir di pekarangan seolah rintik ini mengisyaratkan sesuati sempat ku berpikir kembali kepada masa itu meningat hal manis yang kita lalui saat hujan dikala kamu meneduhi aku dengan sebuah jaket dikala hari itu terjadi ya, hari dimana aku dan kamu menjadi kita aku tak pernah meyangka perasaanku begitu dalam disaat itu aku tidak tau kenapa aku bisa mengatakan iya iya untuk menjalani dan saling  berbagi cerita hidup ini namun kusadari perasaanku begitu dalam saat engkau memutuskan untuk pergi aku selalu mengatakan tidak terhadap feelingku ini tapi kali ini aku tak sanggup berkata tidak bahkan untuk mengingat hari dimana aku berkata iya untuk kamu tepat pagi ini hujan yang menyimpan memori dalam itu berubah menjadi decakan kekecewaan yang amat mendalan aku tidak pernah menyangka sebuah momen yang membuatku bahagia sekaligus menjadi momen yang menyayat hatiku beberapa bulan...

Terimakasih Tuhan, Hidupku Asik !

Akhirnya ya... Im finally fix say that: " Terima kasih Tuhan, hidupku asik!" Well kenapa bisa asik? Padahal menurut w hidup tuh gak sebegitu asiknya sebelum w menyadari kalau gue: 1. Dikelilingi oleh orang bertempramen tinggi 2. Dikelilingi oleh orang aneh 3. Dikelilingi oleh orang yang menyebalkan 4. Dikelilingin oleh orang yg menguji kesabaran 5. Dikelilingi oleh orang yang seolah merendahkan tapi sebenarnya butuh 6. Dikelilingi orang yang hanya mau memanfaatkan 7. Dikelilingi orang yang sering kali mengecewakan 8. Dikelilingi oleh orang yang bkin stress 9. Dikelilingi rutinitas harian yang buat pengen lari dari smuanya 10. Dan dikelilingi oleh orang yang berwatak gak baik Dan masih banyak lagi Kadang seseorang, bayangin aja hanya 1 orang tuh bisa bkin lo stress. Pengen lari tapi punya tanggung jawab, akhirnya w memilih stuck dan mendapat pemikiran Kalo gak selamanya kebaikan dibalas kebaikan Gak selamanya lo baik tapi respon mreka juga baik Niat baik d...