Postingan

Angin menyelaraskan waktu

Entahlah kenapa gue mau tulis ini. Tapi yang jelas gue pengen curhat si :v Jangan salahkan waktu yang mempertemukan kita Waktu itu sungguh gak gua duga.. gua ktemu dia, padahal si emg pengen cari pelarian guna move on dari rasa sakit Tapi hari demi hari, waktuku dan hariku berwarna karena dia Dia membuatku merasa bagaimana rasanya menatap mata orang yang kita sayangi Dia membuatku merasakan betapa teduhnya pundak seorang pria yg masi pada keegoisannya Dan kini waktu pun yang merentangkan jarak diantara kita. Semakin waktu berlalu, semakin jauh jarak kita Aku tidak berharap waktu dapat kuputar kembali, tapi aku lbh ingin agar waktu dapat melenyapkan segala sesal didada ini Bukan untuk kembali ke kenagan masa lampau, tapi biarlah momen ini dapat kukenang disaat aku ingin mengingatnya Percayalah aku hampir melupakanmu tapi jgn minta lagi aku melupakan bayangmu Biarlah bayangmu sirna bersama jalannya waktu Melepas bkn bearti tidak menyanyangi Bukan bearti tidak ingin be...

Hingga waktuku tiba

Tergoda aku berpikir saat melewati sebuah rumah duka salah satu rumah sakit di Jakarta. Mungkin diluaran sana detik begitu bearti, sedetik kelahiran detik berikutnya kematian. Apa mungkin hal sederhana itu terjadi tiap harinya? Satu meninggal diganti satu yang lahir Begitu ketatnya waktu itu Hingga mengingkatkan ku pada waktuku Akhir ini ku sering berpikir saat melihat orang meninggal "kapan giliranku tiba?" Membayangkan saja sudah membuatku ngeri, apalagi harus ku hadapi suatu hari Jika nanti semua manusia termasuk saya akan meninggal, lantas apa sih makna hidup saya sekarang ini? Untuk apa sata dilahirkan utk jadi apa pada nantinya? Akankah smua terasa sia2 jika kita tahu pada akhirnya, apa yg kita bangun dgn bgitu sempurnya akan kita tinggalkan pada hari kematian kita? Saya sebagai penulis pun masih mencari apa arti dan makna hidup saya. Tapi yang saya tau dan sy pegang slma ini klo selama hidup sy berusaha menjadi berguna bagi sesama, berguna bagi org lain di...

6.9.17

Hari ini merupakan hari terlelah sih. Perjalanan dari ciledug ke tanah abang, dari tanah abang ke bivak, dari bivak ke dinas pendidikan.. Mana panas, make motor... Hari ini ada kejadian... Gua nabrak gojek.. gk nabrak sih cuma lebih tepatnya nyerempet, sumpah kaget parah -_- plasti knalpot dia tuh copot gtu, sumpah ih abangnya baik bgt bgt bgt bgt gak ada duanya.. w udah panik, tp abangnya blg udah gak usah digantii emg udah copot de. Ya pada akhirnya w gk ganti sih, cuman w terenyuh aja.. biasa org mah udah ngamuk2, nembak harga tinggi, tapi orangnya tuh Santai aja, serius masi ada org baik di dunia ini bung.. wkwk Bodohnya gua tuh jalan sambil liat maps, sumpah gua gk ngeliat tuh abang, mana di maps dsruh belok, tapi jalananya lg dtutup gtu kan, w jd bngung trs pas liat maps malah nyerempet.. kaget sekaget2nya untungnya sih gk ada korban jiwa ya Buat abang gojek, makasih ya bang udah gk marah2 dan nuntut. Ih sumpah terenyuh bat, smoga abang dapat banyak rezekinya, dilimpahi ...

Spring in our mini-world

Sunyi senyap Cahaya tampak sirna Sendiri aku melangkah Menorehkan pijakan kaki Kenagan bagai perisai Perisai yang membatasi Ya membatasi langkahku Untuk melangkah lebih jauh Daun berguguran Entah ini semi yang kesekian kali Yang selalu menemaniku Dalam perjalanan tak berujung ini Kuingin melupakan tanggung jawabku. Untuk berhenti menorehkan pijakan ini Tapi sejuta kali ku hindari semi ini Ku tetap berjalan disepanjang jalan ini Saat tiba semiku nanti Kuharap aku siap menatap semi terakhirku Kuharap pijakan ini cukup Untuk membuat diriku berguna Wahai musim semi ku Kau semi di dunia kecilku Dunia yang tidak bisa orang pahami Dunia yg tak bisa diselami Saat semiku ini mejadi semi kita Akankah kau siap menapakan kakimu bersamaku Menorehkan mimpi dan angan bersama Serta mewujudkannya dalam langkah pasti Hingga pada akhirnya Sang semi lah yang memisahkan kita

Balada kehidupan part.2

Siang sangat terik, duduk ditemani iringan dansa pohon palem yang selaras dengan hembusan angin menerpa sekujur kulitku. Teringat lah aku tuk membuat balada kehidupan part 2 ini, #asekkk So guys kalian tau gas sih lagunya Passenger-Let her go ? Buat yg belum pada tau, nih gua kasi lirik singkatnya atau bisa langsung klik link diatas hehehe: " Well, you only need the light when it's burning low Only miss the sun when it starts to snow Only know you love her when you let her go Only know you've been high when you're feeling low Only hate the road when you're missing home Only know you love her when you let her go... And you let her go" Yup lagu ini sih berkaitan erat dengan balada yang satu ini. Gua ngerasa lu gk akan pernah tau lu seneng saat lu gk pernah susah. Dan lu gak akan tau apa itu kaya kalo lo belum pernah miskin. Lhoo jadi kita mesti miskin dlu untuk tau apa itu kaya? Atau kita harus susah dulu untuk tau yang namanya seneng? Dilema s...

Untaian kata hati

Setiap insan pasti memiliki tempat untuk kembali Ya kembali ke rumah setelah bekerja Kembali bekerja setelah sekian lama libur Dan kembali kembali yang lain Termasuk didalamnya kembali ke hadiratNya Berbeda dengan aku Menurutku aku tak punya tempat kembali Mengiringi jalan yang dijatuhi rimbunan daun jati kering Merasakan panasnya udara di siang hari Ya seperti itulah aku diciptakan Dengan ribuan kehilangan Dengan ribuan kekecewaan Dengan ribuan pencobaan Tapi apa itu alasan aku diciptakan? Sama sekali tidak Setiap kita diciptakan demi tujuan tertentu dan setiap rancangannya adalah rancangan Kebaikan bagi setiap umat yang percaya padaNya Lalu kenapa aku merasa bahwa aku diciptakan terpuruk? Bak jiwa yang tak mampu merasuki raganya Aku hanya bisa menatap langit Setiap hembusan nafasku Kuisi dengan doa Kuisi dengan segala unek-unek di bathinku Berharap sesuatu yg hilang ini Dapat terisi dengan sesuatu yg lebih baik Sesuatu yg dapat menjadi berkat bagi orang ...

SEWINDU

Tergolak aku saat jam dinding seolah berdetak kencang menunjukkan sudah pukul 5 pagi. Surya belum siap menyinari setiap celah jendela kamarku tapi dia sudah ada di hadapanku. Ya tepat disampingku, tertidur terlelap entah sudah sampai tingkat mana mimpinya. Ya dia lah sang surya bagi hidupku. Siap untuk menyinari aku saat aku sedang mendung. Sinar senyumnya seolah memberikan gelombang positif padaku. Aku sangat mendambanya. Meski dia disampingku, ada sesuatu yang mencegah aku tuk mendekatinya, untuk membelainya. Sehelai rambutnya pun tak bisa ku sentuh, seolah raga ini tak mampu menyambut jiwanya. Jiwa yang masih menapaki dunia yang sudah kutinggalkan semenjak Sewindu yang lalu. Melihatnya sudah cukup bagiku. Menyentuhnya adalah suatu kemustahilan bagiku. Kebahagiannya adalah segalanya bagiku. Saat dulu kami menapaki dunia ini berdua. Ku tak sadar betapa berharganya momen dimana kami saling tertawa canda, senyuman selamat paginya yamg selama ini mengawali hariku. Baru kusadari ...